Selasa, 01 November 2016

Kezuhudan Sayyidina Ali Ra

Kezuhudan Sayyidina Ali Ra
Sebagai seorang Zahid yang berpegang teguh pada perintah Allah s.w.t. dan tauladan serta ajaran ajaran Rasul-Nya, Imam Ali r.a. dengan konsekuen berani menghadapi gangguan besar yang dialami dalam kariernya sebagai pemimpin masyarakat dari kepala pemerintahan. Berkali-kali ia ditinggalkan oleh para pendukung dan pengikutnya, tetapi tidak pernah patah hati.
Seperti dikatakan oleh Ali bin Muhammad bin Abi Saif Al Madainiy bahwa tidak sedikit orang Arab yang meninggalkan Imam Ali karena sikap mereka yang terlalu mengharapkan keuntungan-keuntungan material. Demikian juga tokoh-tokoh yang berpamrih ingin mendapat kedudukan, jangan harap mereka itu bisa bersahabat baik dan lama dengan Imam Ali. Seorang pemimpin besar seperti Imam Ali yang taqwanya kepada Allah sedemikian tinggi, dan sedemikian patuhnya bertauladan serta melaksanakan ajaran Rasul Allah s.a.w., tidak mencari teman dengan mengobral harta dan kedudukan. Ia sendiri memandang manusia bukan dari kekayaan dan kedudukan sosialnya, bukan pula dari asal-usul keturunannya, melainkan dari keimanannya kepada Allah s.w.t. dan kesetiaannya kepada ajaran Rasul-Nya.

Imam Ali tidak pernah memberikan perlakuan istimewa kepada seorang karena keturunan, kedudukan atau kekayaannya. Ia selalu memberikan perlakuan yang sama kepada semua orang, kaya atau miskin, orang yang berpangkat ataupun rakyat jelata. Itulah antara lain yang menjadi sebab mengapa setelah ia menjadi Khalifah, dijauhi oleh kepala-kepala qabilah dan tokoh-tokoh masyarakat yang berambisi dan hendak mendahulukan kepentingan pribadi atau golongan.

Imam Ali r.a. berkata:
"Sebenarnya Allah mengetahui, bahwa mereka itu menjauhi kami bukan karena kami berlaku dzalim. Mereka menjauhi kami bukan karena hendak mencari perlindungan keadilan. Yang mereka kejar hanyalah dunia, yang akhirnya akan lenyap juga dari mereka. Pada hari kiyamat mereka itu akan ditanya: 'apakah mereka hanya menginginkan dunia? Apakah yang telah mereka perbuat untuk Allah?'…"

Imam Ali r.a. berkata: "Kami tidak dapat memberikan pembagian harta ghanimah kepada seseorang melampaui ketentuan yang sudah menjadi haknya…"
Tentang banyak atau sedikitnya pengikut, Imam Ali r.a. mengemukakan contoh kehidupan Rasul Allah s.a.w.: "Allah mengutus Muhammad s.a.w. seorang diri. Kemudian Allah membuat pengikut beliau menjadi banyak, padahal mulanya sangat sedikit. Ummatnya yang pada mulanya hina kemudian diangkat menjadi ummat yang mulia. Jadi jika Allah hendak melimpahkan hal seperti itu kepadaku, semua kesulitan pasti akan dipermudah oleh-Nya, sedang segala yang berat akan diringankannya."

Menurut Hasan Al Bashriy:
"Imam Ali r.a. adalah orang rahbaniy (orang suci) dari ummat ini." Orang suci dari ummat ini menghayati kehidupan yang amat sederhana. Ia bersembah sujud kepada Allah seperti para wali atau orang suci lainnya. Ia memikul tanggung jawab atas negara dan ummatnya dengan tekad seperti Nabi.
Di Kufah, Imam Ali r.a. melarang keras orang memaki-maki Muawiyah. Kepada sahabat-sahabatnya ia berkata: "Ucapkanlah: Ya Allah, hindarkanlah kami dari pertumpahan darah dengan mereka, dan perbaikilah hubungan persaudaraan kami dengan mereka!"

Di Kufah Imam Ali r.a. memakai baju seharga tiga dirham, menelan makanan serba kasar dan kering. Kekayaan kaum muslimin dibagi di antara mereka semua berdasarkan keadilan tanpa pilih kasih. Ia hidup taqwa dan zuhud tidak mengenal kesenangan hidup sama sekali!

Di Kufah kepada para utusan muslimin yang datang, baik yang mencari kebenaran untuk dijadikan pegangan hidup, maupun yang mencari kekayaan atau kesempatan memperoleh kedudukan, oleh Imam Ali r.a. diingatkan kepada ayat Al-Qur'an (S. Yunus: 108), yang artinya: "Barang siapa memperoleh hidayat, maka hidayat itu sesungguhnya untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barang siapa yang sesat, maka kesesatan itu pun akan mencelakakan dirinya sendiri."

Selain kalimat tersebut tidak ada harapan atau janji-janji muluk, tidak ada suap, dan tidak ada penghamburan uang milik ummat, betapa pun besarnya akibat yang akan dihadapi oleh Imam Ali r.a.

Di Kufah Imam Ali r.a. diminta oleh kaum muslimin supaya tinggal di sebuah istana besar dan megah. Waktu melihat istana itu Imam Ali ra. membuang muka sambil berkata:
"Itu istana celaka! Sampai kapan pun aku tak sudi tinggal di sana!"
Penduduk Kufah tetap menghimbau dan mendesak supaya Imam Ali r.a. bersedia menempati istana itu, sebab dianggap patut dan sesuai, tetapi Imam Ali r.a. tetap menolak keras: "Aku tidak membutuhkan itu! Umar Ibnul Khattab sendiri dulu tidak menyukainya!"

Di Kufah, Imam Ali r.a. sering berjalan kaki ke pasar-pasar, padahal ia seorang Amirul Mukminin. Di sana ia menunjukan orang yang sesat jalan dan membantu orang yang lemah. Ia berjumpa dengan seorang yang sudah sangat lanjut usia. Segera ia membantu membawakan barang jinjingannya.
Melihat perbuatan Imam Ali r.a. seperti itu ada sahabatnya yang tidak rela, lalu mendekati, kemudian berkata kepadanya: "Ya Amirul Mukminin ....!"
Imam Ali r.a. tidak membiarkan sahabat itu berkata sampai selesai. Segera ia menukas dengan mengucapkan firman Allah, yang artinya: "Kampung akhirat itu kami sediakan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri di bumi dan tidak berbuat kerusakan. Kesudahan yang baik bagi orang-orang yang bertaqwa." (S. Al-Qishash:83).

Ia membeli kebutuhan-kebutuhan keluarganya dan membawanya sendiri. Jika ada salah seorang dari pengantarnya yang hendak membawakan jinjingannya, ia menjawab sambil tersenyum: "Kepala keluarga lebih berhak membawanya sendiri!"
Walaupun ia seorang Khalifah, ia menunggang keledai dengan dua kaki tergelantung seolah-olah tak ada bedanya lagi dengan seorang badui miskin. Para sahabatnya berusaha mengganti hewan kendaraan itu dengan seekor kuda yang pantas bagi seorang Amirul Mukminin. Tetapi Imam Ali r.a. malah menjawab: "Biarkan aku meremehkan dunia ini!"

Imam Ali r.a. sanggup menaklukkan rayuan kesenangan duniawi dan menundukkan megahnya kekuasaan. Di dunia ini ia hidup untuk menunggu akhirat, dan bukannya takluk kepada dunia.
Imam Ali r.a. hidup zuhud dan suci, Salah seorang dari dinasti Bani Umayyah sendiri yang terkenal jujur, Umar bin Abdul Azis, mengakui terus terang:
"Ali bin Abi Thalib r.a. adalah orang yang paling zuhud di dunia."
Imam Ali r.a. seperti diketahui pernah berselisih pendapat dengan Abu Bakar Ash Shiddiq r.a. tentang kekhalifahan. Tetapi sebagai seorang zahid tidak mau mengingkari keutamaan Abu Bakar r.a. Sewaktu menyatakan belasungkawa atas wafatnya Abu Bakar r.a sambil menyeka air mata, Imam Ali r.a. berkata:

"Hai Abu Bakar, Allah telah melimpahkan rahmat kepadamu. Demi Allah, engkau adalah orang Islam pertama dari ummat ini. Orang yang paling ikhlas imannya dan orang yang paling lurus keyakinannya. Engkau adalah orang yang membenarkan dan mempercayai Rasul Allah s.a.w. di saat orang-orang lain mendustakannya. Engkaulah yang membantunya di saat orang-orang lain menggenggamkan tangan (kikir). Engkaulah yang tegak berdiri di sampingnya di saat orang-orang lain duduk berpangku tangan."
"Demi Allah, engkaulah yang menjadi pelindung Islam di saat orang-orang kafir hendak menghancurkannya. Hujahmu (dalam membela Islam) tak pernah lemah, pandanganmu senantiasa tajam, dan engkau tidak pernah berjiwa penakut."
"Demi Allah, engkau adalah seperti yang dikatakan Rasul Allah s.a.w.: badanmu lemah, tetapi agamamu kuat dan selalu bersikap rendah hati. Semoga Allah melimpahkan ganjaran kepadamu, dan semoga pula Allah tidak akan membiarkan aku tersesat sepeninggalmu."

Banyak sekali riwayat yang mengisahkan kezuhudan Imam Ali r.a. Sikapnya yang selalu menolak kekayaan dan harta benda sangat menonjol. Salah seorang tokoh pada zamannya, Asy Syi'biy misalnya, sangat terkesan oleh suatu peristiwa yang disaksikannya sendiri di masa kanak-kanak. Katanya:
"Bersama anak-anak lain aku pernah masuk ke sebuah tempat yang sangat luas di Kufah. Di sana aku melihat Imam Ali sedang berdiri di depan dua onggok emas dan perak. Ia memegang sebilah pedang untuk membubarkan orang banyak yang berkerumun di tempat itu. Setelah itu ia kembali menghampiri onggokan emas dan perak untuk menghitungnya. Kemudian memanggil orang-orang supaya mendekat dan kulihat semua emas dan perak habis dibagi-bagikan sampai tak ada lagi sisanya."
"Waktu aku pulang," kata Asy Syi'biy seterusnya, "bertanya kepada ayah: 'Yang kusaksikan hari ini orang yang paling baik ataukah orang yang paling bodoh?' Sambil keheran-heranan ayah balik bertanya: 'Siapa dia, anakku?' Kujawab: 'Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib.' Kemudian kuceritakan kepada ayah apa yang kusaksikan tadi. Mendengar ceritaku itu ayah terharu dan sambil melinangkan air mata menjawab: 'Yang kaulihat tadi itu orang yang paling baik, anakku'…"

Riwayat yang membuktikan tentang tidak senangnya Imam Ali r.a. kepada harta kekayaan diceritakan juga oleh Muhammad bin Fudhail, Harun bin Antarah dan Zadan. Ketika itu Muhammad bin Fudhail bepergian bersama pelayan Imam Ali r.a. yang bernama Qanbar. Di tengah jalan mereka bertemu dengan Imam Ali r.a. Kepada tuannya Qanbar memberitahu bahwa ia mempunyai barang simpanan yang khusus disembunyikan untuknya. Pemberitahuan Qanbar itu menimbulkan tanda-tanya di hatinya. Kemudian ia minta penjelasan. Tanpa memberi jawaban apapun Qanbar terus mengajak Imam Ali r.a. pergi ke tempat tinggalnya. Setibanya di rumah, Qanbar menghampiri sebuah tempat dan mengambil sebuah kantong. Waktu kantong dibuka dan dikeluarkan ternyata berisi beberapa piala penuh dengan kepingan-kepingan emas dan perak.

Dengan wajah berseri-seri Qanbar berkata: "Kulihat tuan tak pernah membiarkan barang apa pun yang tidak tuan bagikan kepada orang-orang lain sampai habis. Oleh karena itu semuanya ini kusembunyikan dari Baitul Mal, khusus untuk tuan."
Dengan mata membelalak, Imam Ali membentak: "Celaka engkau, hai Qanbar! Apakah engkau ingin memasukkan kobaran api ke dalam rumahku?" Tanpa banyak bicara lagi Imam Ali segera menghunus pedang lalu dihantamkan kuat-kuat ke kantong yang berisi piala-piala penuh emas dan perak. Piala-piala itu hancur berkeping-keping dan emas serta perak tertebar berhamburan.
Habis itu Imam Ali r.a. mengumpulkan orang banyak. Kepada mereka ia berkata: "Bagilah semuanya itu dengan adil!"

Belum puas dengan sikap yang memukaukan orang banyak itu, Imam Ali r.a. cepat-cepat menuju Baitul Mal. Semua yang tersimpan dalam balai harta kaum muslimin itu dibagi-bagikan begitu saja kepada orang-orang. Setelah terbagi rata, ia masih melihat ada beberapa kerat jarum dan benda-benda kecil lain yang kurang berharga. Kepada orang-orang yang masih tinggal ia menganjurkan supaya benda-benda kecil itu.dibagi juga. Apa jawab mereka: "… Kami tidak membutuhkan itu…!"
Imam Ali r.a. tersenyum meninggalkan Baitul Mal seraya bergumam: "Yang jelek sebenarnya harus diambil juga bersama-sama yang baik!" Ia pergi tanpa sekeping pun melekat di tangannya.

Imam Ali r.a. sebagai seorang shaleh, zuhud, tahan menderita dan sanggup membebaskan diri dari kesenangan duniawi, belum pernah makan sampai merasa kenyang. Makanannya bermutu sangat rendah dan pakaiannya pun hampir tak ada harganya. Abdullah bin Rafi' menceritakan penyaksiannya sendiri sebagai berikut: "Pada suatu hari raya aku datang ke rumah Imam Ali r.a. Ia sedang memegang sebuah kantong tertutup rapat berisi roti yang sudah kering dari remuk. Kulihat roti itu dimakannya. Aku bertanya keheran-heranan: "Ya Amiral Mukminin, bagaimana roti seperti itu sampai anda simpan rapat-rapat"
"Aku khawatir," sahut Imam Ali r.a., "kalau sampai dua orang anakku itu mengolesinya dengan samin atau minyak makan."
Tidak jarang pula Imam Ali r.a. memakai baju robek yang ditambalnya sendiri. Kadang-kadang ia memakai baju katun berwarna putih, tebal dan kasar. Jika ada bagian baju yang ukuran panjangnya lebih dari semestinya, ia potong sendiri dengan pisau dan tidak perlu dijahit lagi.
Bila makan bersama orang lain, ia tetap menahan tangan, sampai daging yang ada di hadapannya habis dimakan orang. Bila makan seorang diri dengan lauk, maka lauknya tidak lain hanyalah cuka dan garam. Selebihnya dari itu ia hanya makan sejenis tumbuh-tumbuhan. Makan yang lebih baik dari itu ialah dengan sedikit susu unta. Ia tidak makan daging kecuali sedikit saja. Kepada orang lain ia sering berkata: "Janganlah perut kalian dijadikan kuburan hewan!"

Sungguh pun tingkat penghidupannya serendah itu, Imam Ali r.a. mempunyai kekuatan jasmani yang luar biasa. Lapar seolah-olah tidak mengurangi kekuatan tenaganya. Ia benar-benar bercerai dengan kenikmatan duniawi. Padahal jika ia mau, kekayaan bisa mengalir kepadanya dari berbagai pelosok wilayah Islam, kecuali Syam. Semuanya itu dihindarinya dan sama sekali tidak menggiurkan seleranya.

Sumber :
Sejarah Hidup Imam Ali bin Abi Thalib r.a.
H.M.H. Al Hamid Al Husaini 
Foto

Jumat, 28 Oktober 2016

"Inilah 10 Janji Allah Kepada Orang Beriman "

"Inilah 10 Janji Allah Kepada Orang Beriman "


Al Qur'an terdapat sekian banyak janji mulia dan istimewa yang ditawarkan kepada orang _ orang yang memiliki keimanan , baik janji _ janji di dunia maupun janji _ janji di akhirat .


1_ Allah SWT berjanji akan menolong orang _ orang yang beriman , sebagaimana firman Allah SWT ,"...Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang _ orang yang beriman ".( QS . Ar _ Ruum :47)


2_ Diberikan advokasi atau pembelaan ( ad_ difa ) :, Allah SWT berfirman ,"Sesungguhnya Allah membela orang _ orang yang beriman ,( QS . Al _ Haj :38)


3_ Mendapatkan perlindungan kasih sayang ( Al _ wilayah ) , Allah SWT berfirman ,"Allah pelindung orang _ orang yang beriman ..."(QS . Al_ Baqarah : 257)


4_ Ditunjukkan kepada jalan yang benar ( Al_hidayah) , didasarkan firman Allah SWT ,"...Sesungguhnya Allah adalah pemberi petunjuk bagi orang _ orang yang beriman kepada jalan yang lurus ".( QS . Al _ Hajj:54)


5_ Orang_orang kafir tidak akan diberikan jalan untuk memusnakan mereka dari muka bumi ( adamu taslithiil kafirin ) . Allah SWT berfirman ,"Dan Allah sekali _ kali tidak akan memberi jalan kepada orang _ orang kafir ".( QS . An _ Nisa.i :141)


6_ Diberikan kekuasaan di dunia dan diberikan kemapanan dalam segala bidang . Allah SWT berfirman ,"Dan Allah telah berjanji kepada orang _ orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal _ amal saleh bahwa Dia sungguh_ sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi , sebagaimana Dia telah menjadikan berkuasa orang _ orang sebelum mereka , dan sungguh Dia akan meneguhkan ( memberikan kemapanan ) agama yang telah diridhai _ Nya untuk mereka :.(QS . An_ Nuur :55)


7_ Keberkahan dari langit dan bumi , seperti sumber daya alam yang melimpah serta rezeki yang lezat ( Al _ barakah dan Ar _ rizqu ath _ thyyib). ,Allah SWT berfirman ,"Jikalau sekiranya penduduk negeri _ negeri beriman dan bertaqwa , pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi ".( QS . Al _ A'raaf :96)


8_ Kemuliaan dan kejayaan ( Al _ izzah ). Allah SWT berfirman ," Padahal kekuatan ( kemuliaan ) itu hanyalah bagi Allah bagi Rasul_Nya , dan bagi orang _ orang yang beriman ( mukmin ) ".( QS . Al _ Munafiquun : 8)


9_ Kehidupan yang baik ( Al _ hayah ath _ thayyibah ) Allah SWT berfirman ,"Barangsiapa mengerjakan amal shaleh baik laki_ laki maupun perempuan dalam keadaan beriman , maka sesungguhnya Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik ".( QD . An _ Nahl :97)


10_ Diberikan kemenangan ( Al _ fath) . Allah SWT berfirman ,"Mudah_ mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan ( kepada Rasul _ Nya ) atau suatu keputusan dari sisi_ Nya ..."( QS . Al_ Maa'idah:52)

Kamis, 22 September 2016

TIDUR Sesuai tuntunan RASULULLAH ﷺ Terbukti Secara Ilmiah

TIDUR Sesuai tuntunan RASULULLAH ﷺ Terbukti Secara Ilmiah


Tidur menjadi sesuatu yang esensi dalam kehidupan kita. Karena dengan tidur, kita menjadi segar kembali. Tubuh yang lelah, urat-urat yang mengerut, dan otot-otot yang dipakai beraktivitas seharian, bisa meremaja lagi dengan melakukan tidur.

Dan berikut adalah beberapa kebiasaan Rasulullah seputar tidur:

Tidur di Awal Malam dan Bangun di Akhir Malam, “Beliau saw tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam.” (Mutafaq ’Alaih)


Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi dalam detoksifikasi untuk menetralisir toksin yang mengontaminasi tubuh.

Detoksifikasi tubuh, terjadi terutama pada hati, tercapai optimal saat tidur.

Mekanisme tersebut berkaitan erat dengan diproduksinya antioksidan sebagai penetral toksin. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, khususnya dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.

Untuk lebih detail dapat dilihat dalam artikel berikut ini:
Jam Membuang Racun Tubuh, Penting agar hidup lebih sehat.

Situs resmi UGM Fakultas Kedokteran Bagian Radiologi melansir penemuan terbaru tentang penyebab kanker hati.

Dalam artikel berjudul Penemuan Terbaru Mengenai Kanker Hati! "Jangan Tidur Terlalu Malam" itu diungkapkan bahwa para dokter di National Taiwan Hospital baru-baru ini mengejutkan dunia kedokteran karena ditemukannya kasus seorang dokter muda berusia 37 tahun yang selama ini sangat mempercayai hasil pemeriksaan fungsi hati (GOT, GPT), tetapi ternyata diketahui positif menderita kanker hati sepanjang 10 cm. Selama ini hampir semua orang sangat bergantung pada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati (Liver Function Index). #Subhanallah

GOT dan GPT adalah enzim yang paling banyak ditemui di dalam sel-sel hati. Bila terjadi radang hati atau karena satu dan sebab lain sehingga sel-sel hati mati, maka GOT dan GPT akan lari keluar. Hal ini menyebabkan kandungan GOT dan GPT di dalam darah meningkat.

Tetapi tidak adanya peningkatan angka GOT dan GPT bukan berarti tidak terjadi pengerasan pada hati atau tidak adanya kanker hati. Bagi banyak para penderita radang hati, meski kondisi radang hati mereka telah berhenti, tetapi dalam hati (liver) mereka telah terbentuk serat-serat dan pengerasan hati. Dengan terbentuknya pengerasan hati, maka akan mudah sekali untuk timbul kanker hati.

Selain itu, pada stadium awal kanker hati, index hati juga tidak akan mengalami kenaikan. Karena pada masa-masa pertumbuhan kanker, hanya sel-sel di sekitarnya yang diserang sehingga rusak dan mati. Karena kerusakan ini hanya secara skala kecil maka angka GOT dan GPT mungkin masih dalam batas normal, kalaupun naik tidak akan terjadi kenaikan yang tinggi.


Nah, tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab utama kerusakan hati. Penyebab lain yang bisa memicu kerusakan hati adalah tidak buang air di pagi hari, pola makan yang terlalu berlebihan, terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan, dan terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.”


-----------------------------------------------
Tidur/Istirahat di Siang Hari :
------------------------------------------------
Tidur atau istirahat siang (sesudah dhuhur sebelum ashar) dianjurkan oleh Rasulullah. Aktivitas ini disebut juga Qoyluulah
Berkata Ibnu Atsir: “Qoyluulah adalah istirahat di pertengahan siang walaupun tidak tidur”.

Sebuah penelitian baru menjelaskan bahwa tidur siang saat bekerja dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung yang membahayakan bahkan mematikan. Namun, penelitian ini menuai kekecewaan kaum perempuan’


Data menunjukkan bahwa manfaat tidur siang lebih banyak dirasakan oleh kaum pria dalam sampel terbatas daripada kaum wanita. Studi yang dianggap paling fenomenal mengenai problematika tidur ini, memfokuskan penelitian pada aspek kesehatan yang ditimbulkan oleh tidur siang.

Penelitian ini melibatkan 23.681 penduduk usia dewasa di Yunani dan memakan waktu enam tahun seperti dilansir oleh Associated Press (AP). Studi ini menjelaskan bahwa mereka yang menghabiskan waktu kurang lebih setengah jam untuk tidur siang di kantor, tiga kali dalam seminggu, risiko kematian yang disebabkan oleh timbulnya gejala penyakit jantung berkurang rata-rata 37%, dibandingkan dengan mereka yang tidak tidur siang di kantor.


Studi ilmiah ini menemukan teori baru bahwa tidur siang memiliki pengaruh yang penting dalam meningkatkan produktivitas dan mengurangi tingkat kematian.


Para peneliti berpendapat bahwa tidur siang di kantor sangat bermanfaat bagi jantung, karena dapat mengurangi stres dan detak jantung yang berlebihan, sehingga membuat kerja terhambat.

Dalam kesimpulan lain dinyatakan bahwa, kaum perempuan juga merasakan manfaat yang besar dari tidur siang di kantor. Keterangan ini menyebutkan bahwa laki-laki yang meninggal dunia akibat stres menghadapi pekerjaan lebih banyak daripada perempuan, sebagaimana penjelasan Dr. Dimitrios Trichopoulos, seorang penanggungjawab studi dan penelitian pada Harvard School of Public Health dan University of Athens Medical School.

Studi ini menegaskan bahwa selama masa penelitian berlangsung relawan perempuan yang terlibat dalam penelitian ini dan meninggal berjumlah 48 orang, enam diantaranya adalah wanita karir, dibandingkan dengan jumlah lelaki yang meninggal dunia sebanyak 85 orang, 27 diantaranya adalah pria bekerja.


----------------------------
Tata Cara Tidur :
----------------------------
"Dari Ya’isy bin Thihfah ia berkata,”Ayahku berkata,” Ketika aku berbaring (menelungkup) di atas perutku di dalam masjid, tiba-tiba ada seseorang yang menggoyangkan tubuhku dengan kakinya lantas ia berkata, ”Sesungguhnya cara tidur seperti ini dibenci Allah” Ia berkata, ”Akupun melihatnya ternyata orang itu adalah Rasululullah”


“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)


-----------------------------------------------------
Apakah Boleh Tidur Tengkurap?
-----------------------------------------------------

Dr. Zafir al-Attar berkata “Seseorang yang tidur dengan cara tengkurap di atas perutnya setelah suatu periode tertentu akan mengalami kesulitan bernafas karena seluruh berat badannya akan menekan ke arah dada yang menghalangi dada untuk merenggang dan berkonstraksi saat bernafas. Hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya kekurangan asupan oksigen yang dapat mempengaruhi kinerja jantung dan otak.”

Peneliti dari Australia telah menyatakan bahwa terjadi peningkatan kematian pada anak-anak sebesar tiga kali lipat saat mereka tidur tengkurap dibandingkan jika mereka tidur dengan posisi menyamping. Sedangkan Majalah “Times” mempublikasikan hasil sebuah penelitian di Inggris yang menunjukan peningkatan tingkat kematian mendadak pada anak-anak yang tidur tengkurap.


---------------------------------------------------------
Bagaimana Kalau Tidur Telentang?
----------------------------------------------------------

Dr. Zafir al-Attar menjelaskan bahwa saat seseorang tidur dengan cara terlentang, maka hal ini akan menyebabkan orang tersebut bernafas melalui mulutnya. Hal ini disebabkan karena pada saat kita tidur terlentang maka mulut kita akan terbuka, dikarenakan meregangnya rahang bawah.


Manusia harusnya bernafas melalui hidung, bukan mulut. Hal ini dikarenakan pada hidung terdapat bulu-bulu halus dan lendir yang dapat menyaring kotoran yang ikut terhisap bersama udara yang kita hirup. Bernafas melalui mulut merupakan salah satu penyebab seseorang rawan terkena flu. Selain itu bernafas lewat mulut akan menyebabkan keringnya rongga mullut sehingga dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada gusi.


Tidur telentang sebenarnya tidak memberikan manfaat bagi jantung. Bahkan pada posisi telentang, jantung menjadi lebih banyak mengeluarkan energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Maka jika dalam satu malam kita tidur dengan posisi telentang, jantung tidak akan mendapatkan kesempatan untuk beristrahat.


-------------------------------------------------------
Kalau Tidur Menyamping ke Kiri?
-------------------------------------------------------
Posisi tidur miring ke kiri akan membuat jantung bekerja lebih keras lagi. Karena darah akan dipompa dari bilik jantung sebelah kiri ke Aorta yang posisinya lebih tinggi 10 derajat, sehingga aliran darah pun tidak lagi mengikuti hukum gravitasi dan hanya bisa mencapai ke 45% bagian tubuh saja. Ditambah lagi dengan posisi Aorta yang menjadi bengkok setelah terpisah dengan jantung. Oleh sebab itu, posisi tidur miring ke kiri bukanlah cara yang baik dan memudahkan kerja jantung mengalirkan darah ke bagian kanan kepala dan seluruh tubuh.


------------------------------------------------------------------
Lebih Baik Tidur Menyamping Ke Kanan
------------------------------------------------------------------
Inilah posisi tidur terbaik yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Tidur dengan posisi miring ke kanan, dapat membantu melancarkan aliran darah dari bilik jantung sebelah kiri yang posisinya menjadi lebih tinggi ke seluruh tubuh kecuali pembuluh Aorta. Dengan posisi tidur seperti ini, maka seluruh anggota tubuh selain tangan kiri akan berada sejajar atau di bawah jantung. Sehingga darahpun akan dengan mudah mengalir ke seluruh bagian tubuh sesuai dengan hukum gravitasi. Dan posisi tubuh seperti inilah yang baik untuk jantung.


-------------------------------
Tidur Tanpa Bantal ..
-------------------------------
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.”

Dari hadits diatas maka dapat kita ketahui bahwa Rosulullah menjadikan tangan kanannya sebagai bantal untuk bersandar kepalanya. Berikut manfaat yang dapat Anda dapatkan dengan tidur tanpa bantal:


Mencegah sakit leher ..
----------------------------------
Tidur menggunakan bantal adalah sumber utama dari sakit pundak dan leher. Meskipun masih disarankanuntuk pemanasan (stretching) dan menggunakan pemanas, metode terbaik untuk menghilangkan rasa sakit ini adalah dengan tidur tanpa bantal. Namun, tidur tanpa bantal dapat menyebabkan masalah untuk orang yang sudah terbiasa menggunakannya. Untuk orang-orang yang belum terbiasa tidur tanpa menggunakan bantal, dianjurkan untuk secara bertahap mengurangi ketebalan bantal.


Kualitas tidur ...
------------------------
Jika anda ingin mendapatkan tidur yang berkualitas maka Anda disarankan untuk menyingkirkan bantal Anda karena bisa menghambat tidur Anda. Tidur tanpa bantal akan membuat kualitas tidur yang baik karena posisi tubuh Anda berada pada tingkat alami dan normal. Seperti halnya bayi yang masih merah belum terbiasa menggunakan bantal. Biasanya orang tuanya yang memeprkenalkan dan membiasakannya menggunakan bantal kecil seukuran kepala bayi, namun, bayi aktif bergerak dan malah merasa tidak nyaman dengan menggunakan bantal yang mengganjal kepalanya. Sehingga membuat bantal tersingkir dengan sendirinya dari kepalanya dan akhirnya si bayi lebih nyaman tertidur tanpa bantal. Bayi pun memiliki kualitas tidur lebih baik dengan tanpa bantal (pada saat posisi di matras flat/kasur datar), karena memang posisi tubuhnya berada pada tingkat alami/normal tanpa ditopang/diganjal sesuatu pada kepala/lehernya. Jadi,apabila anda ingin tidur lebih berkualitas dan menormalkan posisi tubuh anda, mulai biasakan tidur tanpa bantal.


Keuntungan untuk tulang belakang
---------------------------------------------------------
Tidur tanpa bantal dianggap sebagai metode yang paling sehat karena memberikan manfaat pada tulang belakang. Tidur dengan punggungnya untuk memungkinkan tulang punggung untuk sepenuhnya berada pada kurva alami dari tubuh di tempat. Ketika kita tidur dengan bantal tebal, lokasi tulang punggung akan berubah dan Anda mungkin mengalami nyeri punggung keesokan harinya. Jadi, tidur tanpa bantal adalah obat terbaik untuk sakit punggung.


-------------------------------------------
Tidur di Ruangan Gelap ..
-------------------------------------------
Rasulullah shollallâhu ‘alaihi wasallam juga bersabda: Apabila kalian tidur, maka padamkanlah lampu-lampu kalian. Sebab, setan-setan berkeliaran seperti tikus dan menabrak (lampu-lampu kalian) sehingga kalian terbakar. [HR Ibnu Hibban]


Seorang ahli biologi, Joan Roberts, merupakan orang pertama yang menemukan hubungan antara lampu dan kesehatan. Ia menemukan korelasi tersebut dalam penelitiannya pada hewan percobaan yang diberikan perlakuan dengan cara menyalakan lampu buatan sepanjang malam.

Setelah diamati beberapa lama, maka Roberts melakukan pengukuran kadar hormon melatonin di dalam tubuh hewan tersebut dan menemukan fakta bahwa jumlahnya makin berkurang disertai penurunan daya tahan tubuhnya terhadap penyakit.


Maka Roberts pun berkesimpulan bahwa cahaya lampu (termasuk pancaran dari layar televisi) dapat menyebabkan penurunan kadar hormon melatonin di dalam tubuh yang akan mempengaruhi penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan mengakibatkan tubuh menjadi lemah.


Beberapa abad kemudian, para ilmuwan di berbagai belahan dunia pun menyelidiki tentang pentingnya tidur di malam hari dalam keadaan lampu dimatikan. Hasil penelitian mereka ternyata memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Joan Roberts. Salah satunya adalah hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Genetics and Cytogenetics menyatakan bahwa menyalakan cahaya buatan pada malam hari ketika tidur akan memiliki dampak pada jam biologis tubuh dan dapat menjadi pemicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.


Penelitian terbaru yang disajikan pada pertemuan tahunan Society for Neuroscience, di San Diego, Rabu 17/11/2010 juga menjelaskan tentang korelasi antara cahaya lampu dan tingkat depresi. Dalam jurnalnya penelitian itu menyimpulkan ternyata pekerja shift malam dan orang lain yang selalu terkena cahaya di malam hari akan meningkatkan risiko gangguan mood atau depresi.


Penemua Tracy Bedrosian, seorang mahasiswa doktor dalam ilmu saraf di Ohio State University, yang melakukan penelitian terhadap tupai, juga menjelasakan bahwa perubahan otak pada tupai timbul dari fluktuasi dalam produksi hormon melatonin. Melatonin memberi sinyal ke tubuh bahwa sedang malam hari, tapi cahaya di malam hari menghambat produksi hormone melatonin.


"Hormon ini telah terbukti memiliki beberapa efek antidepresan, dan penurunan melatonin dapat memacu gejala depresi", ujar Bedrosian.


Hormon melatonin atau N-acetyl-5-metoksitriptamin sendiri merupakan hormon pengatur utama dari seluruh hormon yang berfungsi mengatur dan memelihara irama sirkadian (sistem jam biologis tubuh yang memegang peranan penting dalam mengatur saat untuk tidur dan bangun).


Hormon melatonin sebagian besar dibuat oleh kelenjar pineal dan sebagian kecilnya dibuat di usus dan retina mata. Produksi hormon melatonin dipengaruhi oleh tingkat intensitas cahaya lingkungan dan akan selalu bertambah banyak jika manusia berada dalam lingkungan yang gelap dan suasana hening namun produksinya akan dihambat oleh adanya rangsangan luar seperti sinar yang terang dan medan elektromagnetik.


Sebagai hormon yang memiliki fungsi utama menciptakan kualitas tidur yang baik, maka hormon melatonin memiliki kegunaan sebagai berikut :

# Menjaga keharmonisan metabolisme sel, mempertahankan efisiensi/efektivitas kerja sel, membuat sel tidak mudah rusak sehingga meningkatkan daya tahan sel terhadap berbagai gangguan dari luar.

# Mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

# Mempengaruhi kerja organ tubuh terutama di saat tidur.

# Mempengaruhi kesehatan psikologis seseorang terutama terhadap mood.
Seseorang kurang tidur akan memiliki kadar melatonin yang rendah sehingga mengalami gangguan perasaan (mood) seperti mudah gelisah, mudah lelah, mudah marah.

# Berperan sebagai sistem alami yang mengatur masa penuaan tubuh.

# Membuat tidur menjadi lebih nyenyak sehingga meningkatkan kualitas tidur.

# Membantu tubuh memerangi sel-sel kanker seperti pada kanker payudara, kanker prostate, penyakit Parkinson, dan jantung aritmia.


Melatonin berperan mendorong aktifitas antioksidan secara optimal di dalam tubuh sehingga mencegah kerusakan DNA akibat ulah zat-zat karsinogenik penyebab kanker dan memberhentikan mekanisme pertumbuhannya.


Praktisi kesehatan Lynne Eldridge M.D. dalam bukunya “Avoiding Cancer One Day at a Time” menuliskan bahwa wanita buta 80% lebih kecil terkena resiko kanker payudara dibandingkan dengan wanita pada umumnya. Hal ini diduga karena tingginya kadar melatonin yang terdapat dalam tubuh wanita buta karena penglihatannya yang gelap yang membuatnya memiliki daya tahan tubuh yang tinggi.


Pentingnya tidur malam dengan mematikan lampu juga sudah diteliti oleh para ilmuwan Inggris dan Israel. Mereka menyatakan bahwa cahaya yang dihidupkan pada malam hari bisa memicu ekspresi berlebihan dari sel-sel yang berhubungan dengan pembentukan sel kanker.


Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa tidur malam dengan lampu terang bisa berkaitan dengan peningkatan resiko kanker payudara dan prostat. Namun penelitian terbaru menunjukkan adanya paparan jangka pendek yang berkaitan dengan peningkatan resiko kanker (tidak hanya kanker payudara dan prostat). Hormon melatonin mampu melindungi DNA kita dari oksidasi yang bisa menyebabkan kanker.

Luruskan Niat .....

Yang MenyampaikanBeruntung, Yang Membaca Juga Beruntung .....
Tapi Yang Paling Beruntung adalah Yang MENGAMALKAN .....

“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut” (HR. al-Bukhāri dan Muslim)

AMALKAN SEMATA-MATA KARENA MENCARI RIDHA ALLAH DAN RASULNYA ! BUKAN HANYA KARENA INGIN SEHAT !


Dikutip dari artikel yang ditulis RAMMSM di kaskus.

Selasa, 03 Mei 2016

Kisah Nabi Hud Alaihis Salam

Kisah Nabi Hud Alaihis Salam

Bismillahirrahmanirrahiim

Nama lengkap Nabi Hud adalah, Hud bin Selah bin Arpakhsad bin Sam bin Nuh

Kaum Hud adalah orang-orang Arab yang menempati Ahqaf  (bukit-bukit berpasir) di wilayah Yaman, antara Oman dan Hadramaut. di sebuah pemukiman yang menjorok ke laut bernama Syahr dan nama lembahnya adalah Mughits.

Mereka bertempat tinggal di kemah-kemah dengan tonggak-tonggak yang besar, sebagaimana di firmankan Allah SWT., " Tidakkah engkau (muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap (kaum) Ad? (yaitu) penduduk Iram yang menempati tonggak-tonggak (bangunan-bangunan) yang tinggi." (Surah Al-Fajr : 6-7).

Adapun mengenai ciri-ciri kaum Ad generasi pertama, pada firman Allah dijelaskan, "Penduduk Iram yang menempati Tonggak-tonggak (bangunan-bangunan) yang tinggi, yang belum pernah ada (dibangun suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain" (Surah Al-Fajr, 7-8).

NABI HUD ADALAH KETURUNAN ARAB

Dalam kitab Shahih Ibnu Hibban diriwayatkan, dari Abu Dzar, ketika menceritakan tentang para nabi dan Rasul dalam sebuah hadits yang panjang disebutkan, Diantara mereka ada empat orang nabi yang berasal dari keturunan Arab, yaitu Hud, Saleh, Syuaib dan Nabi mu wahai Abu Dzar."

Diriwayatkan pula bahwa nabi Hud adalah orang pertama yang berbicara menggunakan bahasa Arab, namun ada pula ulama lain yang mengatakan bahwa nabi Adam lah orang pertama yang menggunakan bahasa Arab.

Aribah dan Musta'ribah

Aribah adalah sebutan untuk orang-orang Arab yang hidup sebelum Nabi Ismail
Diantara yang masuk katagori Aribah adalah kaum Ad, Kaum Tsamud, Jurhum, Thasm, Jadis, Amim, Madyan, Imlaq, Abil, Jasim, Qahtan, Abu Yuqtun

Adapun yang disebut Musta'ribah adalah mereka yang terlahir dari Ismail Bin Ibrahim

Allahu a'lam Bissawaab

Tanah yang di gunakan untuk menciptakan Adam

Tanah yang di gunakan untuk menciptakan Adam

Bismillahirrahmanirrahiim
Imam Ahmad meriwayatkan dari Yahya dan Muhammad bin ja'far dari Auf dari Qosamah bin zuhair, dari abu Musa dari nabi Muhammad Saw. " Sesungguhnya Allah swt. menciptakan Adam dari segenggam tanah yang diambil (oleh malaikat) dari seluruh muka bumi. Maka keturunan Adam pun masing-masing terlahir sesuai dengan jenis tersebut, diantara mereka ada yang ber kulit putih, merah, hitam atau campuranya. Diantara mereka ada yang buruk dan ada yang baik, diantara mereka ada yang lembut dan ada yang keras dan ada yang campuran (antara keduanya)"
Dalam sebuah riwayat lain disebutkan As-Suddi meriwayatkan dari abu malik dan Abu Saleh keduanya dari Ibnu Abbas juga dari Murrah dan sejumlah sahabat nabi yang lain  "... Maka Allah mengutus Malaikat Jibril untuk pergi ke bumi dan mengambilsegenggam tanah, ketika malaikat jibril tiba bumi berkata, " Aku berlindung kepada Allah dari dirimu yang ingin mengambil sesuatu dari wajahku atau membuat wajahku menjadi cacat " maka malaikat Jibril pun kembali dan tidak jadi mengambil tanahnya, laluia mengadu kepada Allah, Ya Tuhanku, Bumi ber- Isti'adzah (mengucapkan kata perlindungan) maka akupun melndunginya. kemudian Allah mengutus malaikat Mikail, dan bumipun ber Isti'adzah hingga malaikat Mikail pun memutuskan untuk melindunginya dan kembali kepada Allah seperti yang dilakukan oleh malaikat Jibril.
Kemudian Allah mengutus malaikat Maut, dan lagi-lagi bumi ber Isti'adzah, namun malaikat maut tidak gentar dan berkata "Akupun berlindung kepada Allah apabila aku harus kembali tanpa melaksanakan perintah-Nya". maka malaikat maut pun mengambil tanah itu dari muka bumi dan menggabungkanya, sebab ia tidak hanya mengambiltanah itu dari satu tempat saja, ia mengambilnya dari tanah yang putih, merah, dan juga hitam, karena itulah keturunan Adam berbeda-beda warna kulitnya
Kemudian tanah itu di bawa ke atas langit, lalu ia membasuhnya hingga tanah itu menjadi tanah Lazib (liat) dan tanah lazib itu adalah tanah yang merekat satu dengan yang laainya. kemudian Allah berkata kepada para malaikat " Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah, kemudian apabila telah aku sempurnakan kejadianyaakan aku tiupkan roh (ciptaaan)-Ku kepadanya,maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya," Surah Shaad : 71-71
Kemudian Allah menciptakan Adam langsung melalui Tangan-Nya agar iblis tidak menyombongkan diri kepada Adam hingga terbentuklah seorang manusia, Namun ketikaitu Adam masih berupa jasad dari tanah selama empat puluh tahun lamanya, pada satu jumat para malaikat berlalu dan melihat Adaam dari dekat, mereka terkejut dengan apayang merekalihat saat itu, yang lebuh terkejut adalah iblis, karena kedengkianya ia beberapa kali mendatangi jasad Adam untuk memukulnya hingga jasad itu mengeluarkan suara seperti suaratembikar dari tanah kering. Fase inilahyang dimaksud dengan firman Allah " Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar"' Surah Ar-Rahman : 14
Iblis terus mempermainkan jasad Adam yang belum bergerak, ia masuk melalui mulut dan keluar lewat dubur, ia berkata " Apa gunanyakamu di ciptakan.?"lalu ia berkata kepada para malaikat " Janganlah kalian merasa takut dengan jasad ini, sesungguhnya Tuhan kalian tertutup, sedang jasad ini ini berlubang-lubang, kalau saja aku boleh menguasainya, maka ia pasti akan binasa
Ketika tiba saatnya waktu yang dikehendari Allah untuk meniupkan roh kedalam raganya, Allah berkata pada para malaikat "Apabila aku sudah menuipkan roh ciptaan-Ku, maka bersujudlah kalian untuk menghormatinya". Maka ketika roh sudah ditiupkan dan masuk melalui kepala Adam, lalu ia bersin, maka para malaikat berkata kepadanya "Ucapkanlah alhamdulillah" Adampun mengucapkan Alhamdulillah, Lalu Allah menjawab "Tuhanmu merahmatimu,"
Ketika roh itu masuk ke dalam matanya, maka terlihat oleh Adam buah-buahan yang ada di surga, lalu ketika roh masuk ke dalam perutnya ia merasa lapar, maka iapun berusaha melompat untuk menggapai buah-buahan surga,padahal roh belum sampai ke kakinya, Fase inilah yang dimaksud dengan firman Allah "Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa." Surah al-ambiya' ;37
Allahu a'lam bissawaab

Panjang Kapal Nabi NUH

Panjang Kapal Nabi NUH

Bismillahirrahmanirrahiim

Ketika Nabi Nuh sudah sangat lama mengajak kaumnya untuk hanya menyembah Allah dan hanya sedikit dari mereka yang mau ber-iman. sedang kesesatan terus merajalela dan diwariskan secara turun temurun maka Allah memerintahkan kepada Nabi Nuh, " Buatlah kapal dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zhalim, sesungguhnya mereka akan ditenggelamkan"
Sebab-sebab dari perintah tersebut dikarenakan Nabi Nuh sudah hampir putus asa mengajak kaumnya untuk mendapatkan kebenaran, maka terucaplah doa dari bibir Nabi Nuh yang muncul atas dasar kemarahanya, dan doa itupun dikabulkan Allah, Nabi Nuh juga diperintahkan untuk menanam pohon yang nantinya digunakan untuk membuat kapal, Nabi Nuh menanam pohon tersebut dan menunggunya selama seratus tahun, dan setelah ditebang masa pembuatan kapal itu juga memakan waktu selama seratus tahun juga. Namun ada yang meriwayatkan masa pembuatan kapal selama empat puluh tahun saja ,
Imam Ats-Tsaury mengatakan bahwa panjang kapal Nabi Nuh adalah delapan puluh hasta dan lebarnya adalah lima puluh hasta, lalu ia juga diperintahkan untuk mengecat bagian dalam kapal dan luarnya dengan ter , dan juga membuat bagian depan kapal melengkung untuk membelah air
Dalam Taurat juga disebutkan bahwa panjang kapal Nabi Nuh adalah tiga ratus hasta dan lebarnya lima puluh hasta
Berbeda pula dengan riwayat dari Ibnu Abbas yang menyebutkan bahwa panjang kapal Nabi Nuh adalah 1200 hasta dan lebarnya adalah 600 hasta
Dari semua pendapat mereka  semua sepakat bahwa tinggi kapal itu adalah tiga puluh hasta yang terdiri dari tiga tingkat dimana setiap tingkatnya memiliki tinggi sepuluh hasta. Tingkat pertama diisi dengan berbagai binatang peliharaan dan binatang liar.Tingkat kedua untuk manusia dan tingkat ketiga untuk jenis burung.Pintu kapal itu diletakkan di bagian bawah kapal dan kapal itu juga mempunyai penutup yang tertempel di bagian atasnya.
Penulis :
Hasta merupakan satuan ukuran tradisional india untuk panjang, dipadankan dengan jarak ujung siku lengan sampai ujung jari tengah tangan pada lengan yang sama atau sepadan kira-kira 45 cm
80 hasta = 45 cm x 80 = 3600 cm = 36 m
300 hasta = 45 cm x 300 = 13.500cm= 135m
1200 hasta = 45cmx1200=54.000cm=540m

Nabi Adam menambahkan umurnya pada Nabi Dawud

Nabi Adam menambahkan umurnya pada Nabi Dawud

Bismillahirrahmanirrahiim

Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan, Ibnu abi Dunia meriwayatkan, dari khalaf bin Hisyam, dari Hakam bin Sinan, dari Hausyab, dari Hasan ia berkata , "Adam diciptakan oleh Allah, dan setelah selesai diciptakan maka dikeluarkanlah para calon penghuni surga dari sisinya sebelah kanan dan dikeluarkan pula calon penghuni neraka dari sisinya sebelah kiri, lalu mereka diletakkan di muka bumi, diantaranya ada yang buta, ada yang tuli dan ada pula yang diberi cobaan berat, kemudian Adam berkata, "Ya Tuhanku, bolehkan aku meminta agar semua keturunanku Engkau sama ratakan ?" Allah menjawab, "(Tidak, karena) Aku ingin agar manusia bersyukur atas nikmat yang Aku berikan".
Dalam riwayat Ibnu Ahmad dari Affan, dari Hammad bin Salamah dari Ali bin Zaid dari Yusuf bin Mihran, dari Ibnu Abbas ia berkata, " Ketika diturunkan ayat Alqur'an tentang hutang piutang Rasulullah bersabda, " Sesungguhnya orang pertama ayang menolak untuk mengaku adalah Adam, sesungguhnya orang pertama yang menolak untuk mengaku adalah Adam, sesungguhnya orang pertama yang menolak untuk mengaku adalah Adam, setelah Adam diciptakan oleh Allah, diusaplah,  bagian belakang punggung Adam hingga semua benih keturunanya yang akan hidup hingga hari kiamat nanti berguguran dari punggungnya, kemudian mereka semua ditunjukkan kepada Adam, lalu ia melihat ada salah satu dari mereka yang bersinar terang (dari mulutnya), ia pun bertanya, " Ya Tuhanku, siapakah orang ini? Allah menjawab, "Dia adalah salah satu keturunanmu, Dawud.", lalu Adam bertanya lagi, " Ya Tuhanku, Berapakah usia yang diberikan kepadanya?" Allah menjawab "Enam puluh tahun," lalu Adam meminta, " Ya Tuhanku, tambahkanlah umurnya," Tuhan menjawab " Tidak, kecuali dikurangkan dari umurmu,"
Sebelumnya usia Adam ditetapkan selama seribu tahun, namun setelah ia setuju usianya dikurangi empat puluh tahun untuk menambah usia Dawud. Kemudian Allah menuliskan persetejuan itu dan menyuruh para malaikat untuk mempersaksikanya. setelah lama kemudian ketika Adam telah mencapai penghujung usianya,malaikat maut pun datang kepadanya untuk mencabut nyawanya, namun ia berkata "Umurku masih tersisa empat puluh tahun lagi." lalu dijawab, " Sesungguhnya kamu telah memberikan sisa usiamu itu kepada salah satu keturunanmu, Dawud," namun Adam tetap menyanggah seraya berkata, "Aku tidak pernah memberikanya." Maka ditunjukanlah surat persetujuanaya,lalu diperkuat juga dengan persaksian para malaikat,namunAdam tetap menolak mengakuinya
Dalam sebuah riwayat lain disebutkan, Akhirnya usia Dawud tetap ditambah empat puluh tahun, namun tanpa mengurangi usia Adam, hingga ia dapat melanjutkan hidupnya hingga berusia seribu tahun
Allahu A'lam bissawaab